k Cerita Awek: panas cerita
Showing posts with label panas cerita. Show all posts
Showing posts with label panas cerita. Show all posts

Friday, November 15, 2013

Lily Panther - Ada apa dengan cinta - 1

Awek Pantat Panas Cantik"Ly, sudah lebih setengah bulan kamu disini, untunglah banyak tamu yang terkesan akan penampilan dan servis kamu, dan banyak yang kembali menjadi langganan tetapmu" kata Om Lok memulai pembicaraan, tidak bisaanya Om Lok mengajakku ngobrol seperti ini, pasti ada yang perlu dibicarakan serius. Bisanya tiap minggu dia memberiku uang hasil kerjaku selama seminggu atau bukti transfer ke rekeningku langsung dia pulang, tapi kali ini lain.
"Emangnya ada apa Om" kataku to the point karena penasaran
"Ly, mau nggak mencoba yang lain?" tanyanya menjawab rasa penasaranku.
"Maksudnya?" aku tambah nggak ngerti.

Tuesday, November 12, 2013

Rosi dan Tantenya

Awek Pantat Panas CantikRosi, sebut saja demikian, sudah beberapa bulan kami saling berbagi kebutuhan biologis. Rosi adalah wanita berusia 22 tahun dengan tinggi 160-170 cm, dan dengan dada yg tak terlalu besar tetapi mengkal kira-kira 34, kulit putih, dengan wajah mirip wanita cina, jadi agak sipit.

Hubungan kami berawal pada sebuah pesta kawanku, aku kenalan dengannya dan menjadi akrab dengannya bahkan aku menawarkan tumpangan untuk mengantarkannya pulang, untung aku bawa helm cadangan. Kami berdua pulang, karena dia bosan untuk berada disana dia ditinggal oleh temannya. Rosi membonceng motorku, dia ngga keberatan dengan itu. Malam itu cukup dingin, kupinjamkan jaketku untuk menutupi tubuhnya yang hanya memakai kaos putih itu dan celana jeans biru. Bagiku Rosi sungguh sexy malam itu, dia memakai kaos putih tanpa lengan, dan bra hitam yang semakin menunjukkan kemolekkan tubuhnya. Dan rambut panjangnya yang terawat dibiarkan tergerai.

Monday, November 11, 2013

Ani and me - 4

Awek Pantat Panas CantikMalamnya aku pulang, setelah menemani dan melayani Ani hari itu (ANI AND ME_3_OUTDOOR SEX SCENE). Setelah aku menutup pintu gerbang, Ani masuk. Sesaat aku akan menghidupkan mesin motorku, seorang wanita tetangga seberang rumah (selang 1 rumah diseberang rumah Ani) memanggilku. "Mas, sini sebentar" katanya. Tanpa pikir panjang aku mendekatinya. Kulihat seorang wanita chinese muda, memang kebanyakan yang tinggal dikompleks itu warga keturunan, yang cukup sexy. Wanita itu memakai kaos ketat dan rok mini. Wanita ini mendekatiku, "Kamu pacarnya Ani, ya" katanya "Kamu tadi ml di taman sama Ani khan, aku lihat lo..." dengan senyum yang menggoda. Kontan aku kaget, ternyata ada yang melihat persenggamaan kami. "Nggak usah takut" lanjutnya sambil memegang salah satu tanganku "masuk ke dalam dulu yuk" sambil dia mencabut kunci kontak motorku. Dengan pasrah aku mengikutinya. Dia langsung mengajakku duduk diruang tengah. Rumahnya mirip punya Ani, tetapi penataan ruang yang berbeda. Sebelumnya dia memperkenalkan diri, namanya Sherly, single, 26 tahun. Didalam rumah aku dikenalkan dengan wanita lain, Helena adiknya, mulai kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta, Poppy adik keduanya, masih kelas 2 smp, dan Airin, orang sunda temannya yang tinggal bersama mereka. Aku dikenalkan sebagai pacarnya Ani tetangga mereka, saat mereka tahu itu, mereka tersenyum nakal padaku. Mbak Sherly, tapi aku disuruh memangilnya Ci Sherly, menggandengku ke dapur. Kubantu dia membuat minuman popcorn, walau aku masih bingung dan cemas, lalu dia membuka pembicaraan "Ngga usah takut, aku udah kenal Ani cukup baik dan dia sering main ke sini. Dan sering cerita masalah sex dengan kita-kita. Dia juga cerita tentang persenggamaannya dengan pacarnya, yang dia ngga bisa ngelupain untuk selamanya, dan ternyata itu kamu." Gila ternyata dia cerita sama orang lain, batinku. "Terus tadi waktu aku jalan-jalan nggak sengaja melihat kalian, aku horny dech. Pengen ngerasain punya kamu" sambil Sherly mendekatiku dan mengelus-elus kemaluanku "tenang Ani ngga bakalan marah, kok. Kmi berlima dengan Ani pernah pesta oral sex bersama setelah dia kamu perawanin." Aku hanya tersenyum. Lalu kami berlima menonton acara TV HBO yang pas pada waktu itu ada adegan panasnya, dan aku curi pandang sama keempat wanita itu, terutama Sherly, rasanya dia nggak tenang dan gelisah sepertinya dia sudah teransang akan adegan itu, ditambah ada aku duduk disampingnya. Tiba-tiba Sherly berbisik mengajakku ke kamarnya yang ada pas dibelakangku duduk.
"Donnie temenin Sherly malam ini sayang, aku sudah lama sekali nggak dijamah sama laki-laki", sambil memeluk aku dan memohon "yah sayang? mau kan?" katanya lagi "ii..ya"jawabku gugup. Dikamar Sherly rupanya gak bisa nahan lagi nafsunya dia langsung mencium seluruh tubuhku lalu kami berdua tanpa terasa sudah seperti sepasang kekasih yang sudah lama pisah, hingga kami berdua sudah setengah bugil, aku tingggal cd dan Sherly tinggal bh dan cdnya. Dia menari-nari didepanku untuk membangkitkan gairahku, semakin nafsu. "Wah...! Gile bener nih. Sungguh indah tubuhnya, payudara yang lumayan besar, kencang dan sekel sekali, pinggulnya yang sexy dengan pantat yang runcing keatas, enak kalau dientot dari belakang? terus yang paling menggiurkan lagi memeknya masih bagus dan bersih, gundul lagi kaya punya Ani." Itu gerutuku dalam hati sambil melihat Sherly menari-nari. Sherly langsung menindihku lalu mencium bibirku dengan ganasnya lalu aku juga membalasnya, menggesek-gesekkan pussy-nya ama penisku yang mulai tegang, juga kedua boobs-nya kedadaku. "Oh...trus,gesek...goyang...ah..." desahku keenakan. "Donnie cayang itu dedekmu udah bangun yah, rasanya ada yang menganjal divaggyku, cinta" katanya. Lalu tanpa ba bi bu langsung melakukan 69, dengan jelas terlihat vagina Sherly yang merah merekah dan sudah sangat basah mungkin terangsang banget karena tadi habis menggesek-gesekkan pussy-nya ke peniskuku dan melihatku ml sama Ani, lalu kujilat, mencium dan menghisapnya habis-habisan, kupermainan kritorisnya Sherly mengerang keenakan "oh...enak...cayang...makan memekku yah..." begitu juga dengan aku, penis rasanya udah gak tahan banget pengen masuk kelobang kenikmatannya "oh...ya...trus....yang cepet kocokkannya..." Slup...Slup suara kontolku didalam mulutnya, Sherly cukup ahli dalam oral penisku. "Donnie memekku udah gak tahan lagi udah cepet lepasin, cepet masukin aja kontol kamu, cinta" Sherly meringis memohon. Kemudian aku mengambil posisi diatas dengan membuka selangkangannya lebar lalu aku angkat ke atas dan mulai memasukan pennyku ke dalam vaggynya. Slep...bles..."Aw...sakit..." rintihnya "pelan-pelan sayang, memekku sudah lama gak dientot..."sambungnya. Aku terdiam sebentar dan merasakan vaginanya meremas-remas batang penisku, sambil aku nenen mengisap-isap nipplesnya yang nganggur. Selang beberapa menit, "Nah Donnie sekarang kamu boleh masukin dan entot memekku ampe puas yah" "Baik, cinta" jawabku. Memang bener rupanya udah lama gak dimasukin, terbukti remasannya masih kuat persis punya Ani. "Donnie genjot dan kocok memekku cayang?" pintanya lalu aku mulai memasuk-keluarkan kontolku dari lambat sampai keras dan cepat sekali terdengar suara senggama kami suara becek makin terdengar seiring dengan suara benturan biji penisku slep...slep...slep...cplok...cplok...cplok... Sherly mengerang dan mendesah "uh...ah...ah...sh...sh...oh yeah...oh...harder...oh...ah...enak...kontol kamu Donnie, akhirnya ngerasain lagi kontol...truss...entot memekku...ka...ya...kamu...en...totin...A....ni..." ceracaunya. "Uh...oh...ah...enak...memek Sherly seret sekali...kaya memeknya Ani" timbalku. Tiba-tiba, "Cayang...aku mo keluar nih...kontol kamu hebat..." akhirnya Sherly orgasme duluan crot...crot...crot...banyak sekali cairan yang ada dalam memeknya, rasanya penisku hangat sekali, "aku mo keluar nih...kataku, dimana keluarinnya..." tanyaku. "Didalam memek Sherly aja, Donnie..plz!! pengen air mani kamu yang hangat..." pintanya dan "argh..." erangku dan penisku berkedut didalam vaginanya yang memijat batangku. Lalu aku dan Sherly tidur pulas, karena kecapaian akibat pertempuran yang sengit tadi.
Sekitar jam 12 malam rasanya kontolku ada yang ngulum dan mengkocoknya. Ternyata Helena, wah gile dia sambil ngocok kontolku didalam mulutnya, tangan kirinya sambil menusuk-nusuk memeknya sendiri yang juga gundul dengan klitoris yang lebih besar dari punya Sherly dan tangan kanannya mengelus-elus zakarku, dia berkata "Donnie aku pengen dong dientot kaya Ciciku tadi, ya..." Dia mempertegas. "Donn, tolong yah cayang memek aku juga sudah kangen dientot, baru putus ama pacar habis gak muasin memekku dan selingkuh lagi, Donn..., pusain yah memek Helena yah..." katanya lagi, sambil membimbing tangan kananku untuk mengelus-elus pussy-nya, "iyah deh, aku kan berusaha dengan berbagai cara untuk dapat membuat ketagihan ama penis aku" jawabku vulgar. "Kita entotannya disofa ruang tengah aja yah?" kata Helena "aku takut mengganggu Ciciku yang habis kamu entotin memeknya, ntar cici bangun lagi kalau ngentotnya diranjang" dia mempertegas. Helena yang sudah telanjang bulat mengandengku keluar, kami pun bercumbu, saling menjilat, mencium, menghisap seperti biasa, dengan penuh gairah. Dan sekarang aku mulai memasukkan kontolku kelubang memeknya, karena dia udah gatel banget tadi aku ngentotin cicinya? Maka aku langsung aja,masukkan kontolku. Slep..bles...bles...perlahan dan pasti penisku masuk "aw...oh..yeah..." erangnya. "Sakit Helen..." tanyaku. "Ngaak cinta terusin aja enak banget..." Aku langsung mengkocoknya dengan Helena berbaring di sofa depan TV, splak...splak...splok...splok...suara sengama kami. "Memek kamu enak...sih.." sambil aku menggoyangkan pinggulku dan mulai nenen toketnya yang seukuran dengan milik Ani, terus dia juga mengimbangi goyanganku dengan arah yang berawanan sehigga kontolku bener-bener tenggelam ke dalam memek surga kenikmatannya. "Oh...enak...Donn...terus...sayang..." rintihnya dengan memeluk kepalaku. Akhirnya aku ngentot memeknya Helenan tapi ga ada yang keluar kamar, terbangun, terutama cicinya mungkin capek main ama aku habis aku bikin tubuhnya dan memeknya melayang-layang? Lagi asyik-asyiknya ngentotin memeknya Helena, tiba-tiba terdengar suara. "Ih...cici lagi ngapain" mendengar suara tersebut, aku terkejut rupanya Poppy keluar kamar diikuti Airin, teman Sherly, lalu mereka dengan santainya melihat aku ngentot sama Helena.
Aku langsung aja berhenti dan seketika itu juga Helena berkata, "Donni kenapa? Kok...berhenti sayang, terus dong entot memekku sampai enak dan nikmat sekalii.." dengan santainya. "I.tu..ada.." kataku gagu, "ada apa?" katanya lagi,penasaran. Dia menggerakkan wajahnya, terlihatlah adiknya yang memakai lingerie dan Airin dengan cd aja. Helena berkata, "eh kalian ini bandel sekali yah" setelah dia tau bahwa aku berhenti karena ada mereka turun keruang tengah dan mulai meluciti pakainnya masing-masing "Hei...kenapa kalian ikut-ikutan telanjang?" tambah Helena. "Ci aku pengen ngerasain dientot yah.." tanya Poppy ama cicinya "Iyah nih kamu ko pelit sih..., aku juga pengen ngerasain kontolnya Donnie" timpal Airin. "Iyah nih..gimana sih.." timpal Poppy. "Plz dong" rengek mereka. Terus mungkin udah terlanjur mereka berdua melihat Helena ngentot dan udah pada bugil semuanya, maka dibolehkannya. "Iyah deh kamu berdua sudah telanjur bugil dan lihat aku lagi dientot memeknya ama kontol Donnie...sini jangan ribut.." katanya lagi "tunggu giliran tapi" tambah Helena. "Donnie cepetan kocokannya yang lebih keras lagi...kasihan memek mereka ini udah pada basah..tuh..." pintanya, akhirnya aku dan Helena mempercepat ngentotnya kayak di kejar-kejar hantu…dan akhirnya orgasme secara bersamaan "argh..mmhh..argh...enak..sekalii...cintaaa, aku udah keluar Donnie....hangat sekali air manimu..." erangan Helena. "Aku juga sama.... rasanya kontolku hangat sekali.."

Thursday, November 7, 2013

Mbak Ine yang seksi - 1

Awek Pantat Panas CantikPagi yang cerah itu Adi sendirian di rumah karena kuliahnya kosong hari itu, adiknya sudah berangkat sekolah, sedangkan orang tuanya pergi ke luar kota. Setelah bangun tidur (biasanya kalau libur dia bangun agak siang, kira-kira jam 9), Adi menuju kamar mandi. Segera disiramnya tubuhnya dengan air dingin yang segar. Selesai mandi dan berpakaian, dia menuju meja makan untuk sarapan. Setelah itu baca-baca koran sebentar, kemudian beranjak ke teras depan rumah. Sambil duduk-duduk, dia menatap ke rumah depan yang didiami oleh Mbak Ine dan suaminya Mas Anto, tetangganya yang sering bertandang ke rumah Adi untuk ngobrol-ngobrol bersama ibunya atau keluarganya. Mbak Ine adalah wanita yang cantik berumur kira-kira 28 tahun. Dia adalah seorang ibu rumah tangga yang modern, yang selalu mengikuti mode, sedangkan suaminya Mas Anto adalah tipe pria pekerja yang kadang selalu lupa waktu dan keluarga. Mas Anto umurnya kira-kira 35 tahun. Mereka berdua belum dikaruniai anak dan di rumah itu hanya tinggal bertiga bersama seorang pembantu yang berusia kira-kira 20 tahun serta seekor anjing Dalmatian peliharaan Mbak Ine. Mas Anto mempunyai perusahaan warisan orang tuanya yang cukup besar dan sukses, sehingga waktunya sering tersita untuk memikirkan perusahaannya daripada memikirkan istrinya yang cantik dan seksi kesepian di rumah yang cukup besar itu. Dia hanya ditemani pembantu dan anjing setianya. Adi sendiri adalah seorang mahasiswa komunikasi jurusan advertising di sebuah fakultas swasta terkenal. Sambil melamun, Adi tiba-tiba ingat tugas fotografinya untuk mengambil obyek outdoor. Segera dia masuk ke kamarnya mengambil kamera dan kembali ke teras depan. Sambil berjalan di taman, dia mencari-cari obyek untuk dijepret, berharap ada kupu-kupu yang hinggap di atas bunga-bunga peliharaan ibunya. Nah, ada seekor kupu-kupu yang hinggap, segera dia pasang aksi seperti fotografer profesional untuk mengambil gambarnya. Baru asik-asiknya motret, Adi dikejutkan oleh sapaan Mbak Ine yang tiba-tiba saja sudah masuk ke dalam taman di rumahnya. "Eeeh.. Dik Adi.. lho.. kok ngga kuliah..? Baru ngapain tuh, motret yah..? Mbok motret Mbak Ine aja yang cantik ini daripada motret kupu-kupu..!" sapa Mbak Ine. "Aduh, saya kirain siapa.. bikin kaget aja Mbak Ine ini.. Anu Mbak, hari ini aku libur, eh.. Mbak Ine mau cari Ibu ya..? Baru ke luar kota tuh Mbak, pulangnya mungkin lusa." jawab Adi. Sekilas Adi melihat dandanan Mbak Ine hari itu, cantik sekali dia dengan kaos you can see-nya yang memperlihatkan lengannya yang putih mulus dan rok mininya di atas lutut memperlihatkan kedua kaki jenjangnya yang berbetis indah dan berpaha putih mulus. Rambutnya yang panjang berwarna agak kemerahan digerai dengan bandana menghiasi kepalanya. Bibirnya yang seksi berwarna merah disapu lipstik merah tipis, pokoknya dahsyat deh dandanan Mbak Ine. "Ahh.. enggak, Mbak cuma mau maen aja, abis bosen sendirian di rumah. Si Suli baru ke pasar, jadi Mbak nggak ada kegiatan apa-apa nih.." "Lho.. Mas Anto apa udah berangkat Mbak..? Biasanya kan jam 10:00 baru ngantor..?" tanya Adi. "Udah, tadi pagi-pagi sekali jam 8:00. Katanya mau meeting sama kliennya di kantor. Paling pulangnya juga baru ntar malem.." jawab Mbak Ine sambil menghela napas panjang. "Dik Adi ngapain motret bunga segala..?" sambung Mbak Ine. "Ini nih Mbak, buat tugas mata kuliah fotografi. Motret obyek outdoor..!" jawab Adi. "Kalau gitu motret Mbak Ine aja, Mbak kan nggak kalah cantik sama model-model cover girl di majalah itu, ya nggak..?" sahut Mbak Ine. "Iya deh, Adi percaya kok kalau Mbak cantik, seksi lagi.. tapi apa Mbak bersedia buat modelku. Kan ini nanti hasilnya untuk didiskusikan di depan kelas, Mbak.." "Kenapa enggak.. siapa tau nanti ada produser atau talent scout atau dosenmu yang tertarik untuk mengontrak Mbak. Kan Mbak jadi terkenal.. hi.. hi.. hi.." canda Mbak Ine. "Ngomong-ngomong kamu bilang tadi, Mbak seksi ya..? Apa bener githu..?" sambil tangan Mbak Ine mencubit pinggang Adi. Adi hanya tersenyum, dan kemudian menarik tangan Mbak Ine untuk mengarahkan gayanya jadi model pemotretan. Setelah 15 frame diambil Adi, sekarang Mbak Ine malah yang aktif merubah sendiri gayanya. Dia tundukkan badannya ke depan sambil tangannya menyangga tubuhnya di bebatuan kolam, rambutnya dibiarkan tergerai ke belakang. Tatapan matanya tajam ke depan menatap kamera, sedangkan bibirnya yang sensual terbuka sedikit. Adi mengambil posisi di depan Mbak Ine, dia terperangah memandang pose Mbak Ine sambil gemetar memegang kamera. Karena dari pose itu terlihat jelas gundukan payudara Mbak Ine yang kenyal dan indah itu menggantung di balik kaos you can see yang berpotongan leher rendah. Melihat keindahan duniawi itu, membuat Adi menelan ludah dan segera mengabadikannya sebanyak 5 frame. Setelah ganti pose, sekarang Mbak Ine duduk di atas bebatuan kolam sambil mengangkangkan kakinya lebar-lebar tapi tangannya diletakkan di depan selangkangannya sehingga menutupi celana dalamnya. Kepalanya dimiringkan sedikit dan bibirnya terbuka, tatapannya sayu seakan mengajak untuk tidur. Disuguhi pemandangan seperti itu, Adi blingsatan sendiri. Paha Mbak Ine yang mulus sekali serta betisnya yang indah, membuat Adi yang penggemar betis indah cewek ini ingin mengelus dan mengecup serta menjilatinya. Celana dalam Mbak Ine yang mengintip nakal berwarna ungu, nampak menggembung indah menggambarkan bukit kemaluannya walaupun sedikit terhalang oleh tangan Mbak Ine. Payudara Mbak Ine yang mengkal berukuran 34B, tampak tercetak jelas dihimpit kaos ketatnya. Tanpa disuruh lagi, si Adi yunior di balik celana pendeknya menggeliat bangun. Setelah beberapa kali mengambil gambar, Mbak Ine melontarkan usul, "Dik Adi gimana kalo kita ganti setting? Ke rumah Mbak aja.. kan nanti bisa di kolam renang segala. Entar Mbak bikinin spagheti kesukaan kamu deh.. gimana..?" Adi terdiam sejenak, kemudian mengangguk setuju. Lalu Adi membereskan kameranya dan mengunci pintu rumah. Selanjutnya Adi mengikuti langkah Mbak Ine dari belakang. Sambil berjalan Adi menatap Mbak Ine yang berjalan di depannya, sungguh seksi sekali wanita ini. Cara berjalannya, lenggak-lenggok pinggulnya, pantatnya yang padat bulat tercetak ketat di rok mininya, paha mulusnya, betis indahnya, ooh, sungguh indah. Ingin rasanya Adi menikmatinya. Setelah masuk di dalam rumah, Mbak Ine mempersilahkan Adi menganggap sebagai rumah sendiri dan meminta Adi menunggu sebentar untuk ganti pakaian. Adi pun duduk di ruang tengah sambil nonton siaran TV kabel yang tidak terdapat di rumahnya. Adi memandang kagum rumah besar yang dihiasi perabotan moderen itu yang menggambarkan kesuksesan bisnis Mas Anto. Siro, anjing Dalmatian Mbak Ine tampak berlari-lari kecil menghampiri Adi dan duduk tenang di sisi kaki Adi. Tidak lama, Suli pembantu Mbak Ine yang sudah pulang dari pasar, membawakan minum untuk Adi. "Monggo lho Mas Adi.. diminum dulu airnya.. saya ke belakang dulu, mau masak." "Ehm.. iya Sul.. makasih yaa.. kamu udah pulang to..?" jawab Adi. Suli ini memang usianya tidak berbeda jauh dengan Adi, dua tahun lebih muda dari Adi. Suli berasal dari Jawa Tengah, manis orangnya, putih kulitnya dan bisa dibilang seksi juga. Kalau diberi nilai, yah.. 6 lah..! Adi sering juga mengintip si Suli ini kalau sedang menyiram taman dengan menggunakan celana pendek yang memamerkan paha mulusnya dan kaos ketat bekas pemberian Mbak Ine yang menampakkan gundukan payudaranya. Benar-benar terlihat masih murni dan belum terjamah lelaki. Tidak lama kemudian, Mbak Ine turun dari kamarnya di lantai atas mengenakan jas kamar dan kemudian menghampiri Adi, lalu duduk di sebelahnya. Mbak Ine kemudian mengobrol sebentar dengan Adi, dan berkeluh kesah serta curhat tentang kesepiannya ditinggal oleh Mas Anto yang super sibuk. Hingga tidak disangka, Mbak Ine tanpa risih pun bercerita tentang kehidupan seksualnya bersama suaminya kepada Adi. Adi pun walaupun segan, tetap berusaha mendengarkan dan menghibur Mbak Ine. Sesekali sambil curhat, Mbak Ine duduk tidak beraturan hingga jas kamarnya tertarik dan tampaklah paha putih mulus yang dihiasi bulu-bulu halus. Adi pun menelan ludah melihat keindahan itu, yuniornya mulai berontak di dalam celananya. Tiba-tiba Mbak Ine seperti tersadar kemudian berkata, "Aduh.. sory ya, Di.. Mbak kok malah jadi curhat. Padahal tadi kita kan mau pemotretan ya..? Ayo deh, kita langsung aja ke kolam renang di belakang," sambil menggeret tangan Adi menuju ke kolam renang. Setelah sampai, Adi pun menyiapkan peralatannya, sementara Mbak Ine melepas jas kamarnya. "Sudah siap Mbak..?" tanya Adi sambil membalikkan badan menatap Mbak Ine. Adi terkesiap melihat Mbak Ine memakai bikini yang hanya menutupi sedikit payudaranya dan secarik celana dalam menutupi kemaluannya hingga bulu-bulu kemaluannya sedikit keluar dari celana yang bisa dibilang hanya seperti secarik kain itu. Kontan yunior Adi pun berteriak, "Merdekaa.." mengacungkan kepalannya, berdiri tegak di dalam celananya sehingga tampak sedikit menggembung bila dilihat dari luar. Mbak Ine yang melihat Adi melongo memandangnya hanya senyam-senyum saja, apalagi ketika Mbak Ine melihat tonjolan di celana Adi akibat kepalan merdeka yunior Adi. "Heh.. Di.. ati-ati, ada lalat masuk mulut kamu ntar.." Mbak Ine menyadarkan Adi. "Ehh.. Ehhmm.. ii.. iiya.. ya.. Mbak.." jawab Adi gelagepan. Mbak Ine sengaja jalan melenggak-lenggok di depan Adi dan kemudian merebahkan diri di sisi kolam renang sambil mengangkangkan kakinya untuk menggoda Adi. Adi hanya bisa melotot menyaksikan tubuh indah Mbak Ine. "Di.. ayo cepetan doong.. dipotret. Kamu tuh kayak nggak pernah liat cewek pake baju renang aja..!" "Iii.. ii.. iiyaa.. iyaa.. Mbak.." sambil tangannya gemetar memegang kamera dan menekan tombol. Akhirnya, setelah satu rol film dihabiskan di kolam renang, Mbak Ine tanpa memakai jas kamarnya lagi, menarik tangan Adi ke dalam lalu dibawanya ke lantai atas masuk ke kamarnya. "Eh.. Mbak mau kemana niih..?" tanya Adi. "Ssst.. udah diem aja, nanti kamu tau sendiri..!" jawab Mbak Ine. Bersambung . . . .


Friday, September 13, 2013

Kenangan waktu kecil

Awek Pantat Panas CantikAku lupa kapan aku mulai mimpi basah. Tapi rasa-rasanya, mimpiku itu terlambat datang dibandingkan dengan mulainya aku melakukan onani. Sejak kecil, mulai belum disunat, aku memang biasa memegang-megang batang kemaluanku bila aku bangun pagi. Aku senang merasakan ketegangannya sebelum pipis. Orangtuaku hanya tertawa dan merasa lucu dengan tingkah-lakuku itu. Itu berlanjut hingga aku sudah disunat. Walau itu tergolong onani, namun aku belum merasakan kenikmatan ejakulasi yang sesungguhnya sampai aku bertemu Ery, saudaraku dari kota lain. Ya, saat itu aku kelas lima SD. Waktu itu Ery bersama orang tuanya datang ke rumah kami. Ery sebaya denganku. Badannya agak besar dibandingkan dengan aku, tapi Ery orang yang lembut. Kami senang bermain bersama. Waktu malam tiba, aku disuruh ibuku tidur bersama Ery di kamarku.

Entah mengapa, malam semakin larut tapi kami terus bercanda, sambil saling meggelitik dan tertawa cekikikan. Lama-lama, gelitikan Ery mengarah ke pahaku, naik ke perutku, lalu tangannya dimasukkannya ke celana dalamku. Batang kemaluanku dimainkannya dengan tangannya, dengan sentuhan-sentuhan yang sangat nikmat kurasakan. Seingatku, itulah saat pertama orang lain memainkan batang kemaluanku. Batang kemaluanku itu mulai menegang, seiring denyut jantungku. Aku tidak mengerti mengapa aku saat itu hanya bisa diam sambil memejamkan mata. Ery melepas celana, dan kemudian ditariknya celana dalamku hingga ke paha sampai kemaluanku dapat berdiri tegak. Sambil berbaring dan memejamkan mata, kurasakan Ery begitu lembut mengocok kemaluanku itu. Mulutku setengah menganga, dan mendesiskan desah yang sangat dalam.Tidak lama berselang, aku merasa kenikmatan yang tiada taranya menyelimuti diriku, aku menggelinjang, dan, "Crit.. crit.. crit.." terasa ada cairan yang keluar memancar dari kemaluanku, dan meleleh hangat di paha dan perutku.
Aku menahan jeritan lirihku sambil menggigit selimut. Aku heran melihat cairan itu, berbeda dengan air kencingku. Ery bilang itu namanya air mani. Kesan pertama itu begitu melekat dalam ingatanku. Aku pun ingat, bagaimana Ery kemudian menyeka maniku dengan baju. Ery senyum, sambil menyodorkan celana kepadaku kembali. Pada saat itu, hal itu berlalu biasa saja. Kami kemudian ngantuk dan tertidur.

Tuesday, April 30, 2013

Sebuah Tantangan - 6

Awek Pantat Panas Cantik"Kok lama?" tanya JJ.
"Ngantrinya yang lama" jawabku pendek sambil meneguk Coca Cola yang sudah tidak dingin lagi.
"Gimana? Masih mau lagi? Kalo begini semalam bisa terima order lebih dari 5 kali nih, udah banyak yang menanyakan kamu tadi" kata JJ, tentu saja mereka semua tahu siapa si JJ, dan gadis yang bersamanya pasti adalah para anak buahnya.
"Satu dua lagi boleh juga sih" jawabku kepalang tanggung, malam ini aku benar benar di obral seperti pelacur jalanan.

Thursday, March 21, 2013

Belut, menggugah nafsu wanita

Awek Pantat Panas CantikBelut kerap disebut-sebut dapat meningkatkan kemampuan 'burung' para pria untuk manggung lebih lama. Juga membuat bongsor 'tubuhnya'. Tapi sebenarnya tidak hanya kaum adam yang dapat menangguk nilai belut dalam urusan syahwat.

Ada racikan khusus yang dapat menggugah hasrat wanita yang dingin. Bahan racikannya terdiri dari 5 siung bawang putih, 3 ekor belut, dan 1 sendok madu murni. Cara membuatnya, belut dipanggang di atas api kecil hingga menjadi arang, kemudian ditumbuk menjadi serbuk. Begitu pula bawang putih, juga dipanggang hingga kering menjadi arang juga dihaluskan menjadi bubuk. Campur keduanya, sebanyak 1 sendok serbuk campuran tersebut diseduh dengan 1 gelas air matang panas, tambah 1 sendok madu, minum hasilnya sekaligus, lakukan sehari sekali selama 1-2 bulan, maka hasilnya akan tampak.

Wednesday, February 20, 2013

Cikgu Suraya - 1

Awek Pantat Panas CantikAku teringat akan kisah yang berlaku 10 tahun yang lalu, ketika aku masih lagi di alam persekolahan. Kisah yang bakal aku ceritakan ini mendatangkan kesan yang mendalam terhadap aku, terhadap kehidupanku.

Semasa berada di tingkatan 5 di salah sebuah sekolah di Malaysia ini, aku terkenal dengan sifat seorang yang pemalu dan takut terhadap perempuan. Ketakutanku itu bukan kerana takut macam orang nampak hantu, cuma tiada kekuatan dalam diri untuk aku berhadapan dan bergaul dengan mereka. Walau bagaimanapun, aku seorang yang happy go lucky, suka bersenda gurau. Sekolah aku tu pulak, sekolah lelaki. Semua pelajarnya lelaki, perempuan yang ada hanyalah cikgu aje. Jadi, tambah-tambahlah 'ketakutan' aku pada kaum hawa itu.

Tuesday, February 19, 2013

The sexual desire

Awek Pantat Panas CantikSeks, seks, seks dan seks. Hanya itu yang ada di pikiranku. Aku sekarang sedang butuh seorang pria yang gagah perkasa memerkosa pantatku tanpa henti hingga aku mati karena merasakan nikmat yang ada. Aku ingin ada yang memamerkan kejantanannya dan siap untuk aku hisap sampai cairan putih kental yang kurindukan bisa kuteguk hangat mengalir dalam kerongkonganku. Aku butuh keringat dan wangi tubuh pria yang bisa kijilat dan kuhirup sedalam mungkin agar seluruh saraf birahiku bisa bergetar dan bereaksi kembali. Ha.. ha.. ha.. itu semua mustahil adanya, karena sekarang, aku malah ada di ruangan yang sempit ini, yang pengab ini, yang lembab ini, kadangkala kecoak berseliweran, burung gagak teriak-teriak mengejek diluar, bahkan terkadang terdengar suara orang berteriak, bertengkar dan saling mencaci. Kau tahu aku ada dimana, aku ada di balik jeruji besi yang berkarat dan bau sengit.

Awalnya hanya ingin mencari angin di luar sana, tahu-tahunya malah muncul kesempatan mengambil sebuah baju kaos oblong di pasar 'cakar'. Teman-teman memanggilku dari balik seng yang disandarkan di dinding. Aku ikut saja karena di dalam 'geng'-ku hanya aku yang paling sering diperalat, disuruh-suruh, bahkan dikambing hitamkan. Seperti pada hari itu, hari dimana aku malah kena getahnya. Mereka menunjuki sebuah kios yang penjaganya lagi molor dan mendengkur keras.
Dani menarik telingaku dan berbisik, "Cepat! Kesempatan nih, ambil yang mana saja yang kamu bisa."

Monday, January 14, 2013

Lela sayang - 3

Awek Pantat Panas CantikKucupan di mulutnya aku lepaskan dan mula menjilat dan mengucup leher dan bawah telinganya. Kemudian aku alihkan pula ke dadanya yang masih lagi berbungkus itu. Lepas tu turun ke pusatnya yang terdedah itu. Bila aku mula menjilat di situ, Lela merintih.

"Abaang.. Gelii.. Lela tak tahaan"

Sunday, January 6, 2013

Perjalanan bisnisku - 3

Awek Pantat Panas CantikAku beranjak duduk disofa. Sambil memperhatikan mereka yang ada di kamar kaca, yang asyik berpacu dengan kenikmatan. Tapi suaranya tidak terdengar. Yang ribut suara disini saja. Ada laki laki yang jalan sambil memegang kontolnya, ada yang memasukkan kontol buatan ke memeknya, ada yang saling kocok, macam tingkah lakunya. Di belakangku ada pasangan yang sedang saling menikmati.. Rupanya tidak di kaca saja mereka saling menikmati..

Ditempat nonton ini jadi ajang yang lebih nikmat.. Bisa berciuman, berpelukan sesukanya. Saling pegang pada semua yang ada disini.. Bisa milih kontol besar. Hatiku menghayal lagi.. Dan terangsang lagi. Tiba tiba aku disapa dari belakang.

Saturday, December 29, 2012

Liarnya wanita setengah baya - 1

Awek Pantat Panas CantikBerikut ini adalah pengalaman aku dengan seorang wanita baya, sebut saja namanya Debbie umur 35 tahun dan Lucy 33 tahun. Seperti yang sudah-sudah, aku mengenal sosok Debbie dari seringnya aku online sebagai chatter.

Aku bisa menilai, Debbie adalah sosok yang hot dalam bercinta. Dengan ciri-ciri 170/65, berdada sintal, berpinggul sexy dan kelihatan sekali dia adalah seorang wanita yang suka sekali senam sehingga badannya terasa padat berisi. Itu semua aku ketahui setelah dia kirim aku foto dan aku tahu kalau dia penganut sex bebas juga dengan para karyawan-karyawan yang ada di surabaya, itupun aku ketahui setelah Debbie banyak cerita tentang kehiduapn sexnya.

Wednesday, December 26, 2012

Aku dan Reggina

Awek Pantat Panas CantikIni adalah cerita tentang pengalamanku saat berhubungan seks dengan sahabat baikku, Regina H. Dharmawan. Pagi ini, aku kembali mendapat kuliah sore hari. Ah, daripada iseng, lebih baik aku ke rumah Regina. Sekalian dari sana pergi ke kampus bersama. Aku memarkir mobil di depan pintu pagar rumah Regina. Rumahnya tampak sepi. Jangan-jangan ia tak ada di rumah. Aku tekan bel pintu. Tak lama kemudian pembantunya keluar.
"Ada perlu apa, Non?" tanyanya.

"Ng.. Gina ada, Mbak?"

Saturday, December 22, 2012

Terbongkar - 1

Awek Pantat Panas CantikNamanya Iyan, masih kelas dua SMU. Aku kenal dia dari temenku alumni satu sekolah dulu. Aku sendiri udah lulus dari SMU itu. Suatu saat temenku itu minta bantuan aku buat ngerjain atraksi yang akan ditampilkan di acara Pelepasan Siswa Kelas II di sekolah Iyan, yang dulu juga sekolahku. Cakep, putih, tinggi dan atletis didukung rambut belah tengahnya lurus lepas, membuat Iyan selalu tampil excellent di depan temen-temennya. Bahkan kata temenku, Iyan itu juga banyak digandrungi cewek-cewek di SMU-nya. Ah, pokoknya kalo seandainya elo liat, dia tuch keliatan cowok banget. Cool, senyumnya yang menawan dan juga ach.. Bodynya bo! sexy banget!

"Ndre, karena ini agak butuh waktu lama, mending elo tidur sini aja, kebetulan ada kamar kosong tuch" kata Ardi temen gue itu.
"Ah enggak ah.. Gue gak bisa nich, gimana dengan elo yant?"

Thursday, December 13, 2012

Suami, kekasih dan anak kost - 3

Awek Pantat Panas CantikTidak seperti biasa, selesai mandi aku bingung memilih-milih pakaian apa yang akan kukenakan. Biasanya aku hanya memakai daster karena memang jarang bepergian, lebih banyak di rumah. Kalaupun keluar rumah aku memilih blouse biasa dipadu dengan rok panjang atau celana panjang, tidak berani memakai blouse atau kaos ketat karena mata para lelaki yang nakal. Bang Mamat juga kurang suka kalau aku menonjolkan bentuk dadaku di luar rumah. Sebaliknya, Mas Narto senang kalau aku mengenakan blouse atau kaos ketat.

Untuk menyambut Mas Narto, apakah sebaiknya aku mengenakan yang ketat? Ah, tidak lah. Meskipun aku ingin, tapi nanti dapat menimbulkan kesan tidak baik. Akhirnya kupilih blouse yang tidak begitu ketat dan rok panjang.

Thursday, November 29, 2012

Aku dan karyawanku - 1

Awek Pantat Panas CantikTubuh Edi ku peluk dengan erat, puncak kenikmatan yang akan aku rasakan memacuku untuk melepaskannya dengan gerakan pantatku yang maju mundur semakin cepat, kontolku pun dengan tepat keluar masuk tepat di lobang pantat Edi. Ku cumbui bibir Edi yang terbuka, kulumat sambil tanganku terus memeluk badannya yang sedikit besar tersebut. Jari-jariku yang dari tadi menarik-narik puting teteknya hingga..

"Akhh", desahku kuat merasakan air maniku keluar, akupun semakin erat memeluk laki-laki tersebut dan menghentikan gerakan pantatku.

Monday, November 12, 2012

First time - 2

Awek Pantat Panas CantikBila aku sedar sahaja. Aku tersenyum tengok hujung bantal tu penuh dengan air aku.. He he aku ketawa kecil. Masa tu mak panggil makan, so bangun cepat aku bangun pakai seluar pendek yang tergantung dekat sebelah almari. Masa aku Nak sarungkan seluar tu, sempat jugak aku memerhatikan bentuk tubuh aku yang telanjang bogel nie depan cermin.

"Mm best jugak body aku nie", lepas tu aku duduk atas kerusi belek aku punya puting.

Monday, November 5, 2012

Bosku dan Seniorku - 3

Awek Pantat Panas CantikKemudian aku mengambil posisi berjongkok di atas tubuh Pak Hans yang telentang. Kupegang panggkal pistolnya, kuusap-usapkan pentolan pistolnya ke lubang anusku. Sedikit demi sedikit akhirnya pentolannya berhasil memasuki lubang pantatku. Aku pun meringis menahan rasa sakit. Kutekan pantatku hingga ke pangkal pistolnya. Kuraba ternyata batang pistolnya sudah hilang tertelan anusku. Pak Hans mulai menggoyangkan pantatnya naik turun. Ahh.., kurasakan nikmat yang luar biasa dari dalam anusku, hangat terkena gesekan batang pistol Pak Hans.
"Ohh.. sekarang enak.. Pak Hans.. terus.. tusukk.. ahh.." dan aku pun mulai menikmati tusukannya."Ahh.. nikmatt.. kamu masih perawan Dik. Ohh..!" Pak Hans mulai mengerang menikmati sedotan anusku."Aakhh.. aku mau keluar Dik Bram. Ohh..!"Tiba-tiba Pak Hans bangun dari posisinya dengan batang pistolnya yang masih menancap di lubang anusku. Direbahkannya tubuhku di atas spring bed. Diangkatnya kedua kakiku dan ditaruhnya di atas pundaknya. Pak Hans mulai menggenjot anusku."Ohh.. terus genjot.. Pak Hans..!" dan aku pun semakin menikmati tusukan pistolnya.
"Ahh.. aku mau keluar. Ohh.. my god.. crott.. crott..!" kurasakan semburan hangat spermanya memasuki lorong anusku.Baru kali ini aku menikmati semburan sperma yang luar biasa. Kami pun terkulai lemas, aku rebah dalam pelukan Pak Hans."Dik Bram, mendingan kost di tempat Bapak saja, nggak usah bayar, yang penting kita bisa melakukan ini setiap saat." bisik lembut Pak Hans menawarkan jasanya.Aku pun cuma mengangguk karena kecapaian. Dan akhirnya kami tertidur pulas dan tidak jadi menonton bola.
Paginya kami bangun, mandi, sarapan bersama, kemudian berangkat ke kantor untuk menyelesaikan laporanku yang belum selesai. Diantarnya aku sampai di ujung jalan oleh Pak Hans. Kulihat mobil BMW biru sudah di pinggir jalan. Rupanya Pak Baskoro si Boss-ku sudah lama menungguku. Aku turun dari mobil Pak Hans dan pindah masuk ke mobil Pak Baskoro.

Saturday, November 3, 2012

Surabaya indah

Awek Pantat Panas CantikPagi ini aku sedang membereskan pakaianku untuk dimasukkan ke dalam koper. Ayahku memperhatikan dengan wajah sedih karena aku satu-satunya anak lelakinya harus pergi demi meraih masa depanku. Aku akan tinggal di Surabaya bersama Tante dan Oomku.
"Papa harap kamu bisa menjaga diri dan berbuat baik, menurut pada Oom Benny dan TanteLenny.." kata papaku.
Aku hanya diam menoleh menatap papaku yang nampak kurang bersemangat karena kepergianku, lalu kupeluk papaku.
"Saya tidak akan mengecewakan Papa.." kataku sambil menuju ke pintu.

Thursday, October 25, 2012

The other side of horizon - 2

Awek Pantat Panas CantikFirst Contact, Akhir November 2002

Suatu sore seperti biasanya aku main ke kamar kerja Direktur Keuangan dan Akunting yang merupakan salah satu orang asal Indonesia yang bersama-sama kerja dengan ku di perusahaan yang sama. Pembicaraan awalnya biasa-biasa saja hanya seputar masalah keuangan perusahaan, produksi dan lain sebagainya. Mendadak mataku tertumbuk pada salah satu form kartu kredit milik bank asing terkemuka di dunia, yang nampaknya masih kosong tergeletak di meja kerjanya.