k Cerita Awek: Skandal
Showing posts with label Skandal. Show all posts
Showing posts with label Skandal. Show all posts

Friday, November 15, 2013

Lily Panther - Ada apa dengan cinta - 1

Awek Pantat Panas Cantik"Ly, sudah lebih setengah bulan kamu disini, untunglah banyak tamu yang terkesan akan penampilan dan servis kamu, dan banyak yang kembali menjadi langganan tetapmu" kata Om Lok memulai pembicaraan, tidak bisaanya Om Lok mengajakku ngobrol seperti ini, pasti ada yang perlu dibicarakan serius. Bisanya tiap minggu dia memberiku uang hasil kerjaku selama seminggu atau bukti transfer ke rekeningku langsung dia pulang, tapi kali ini lain.
"Emangnya ada apa Om" kataku to the point karena penasaran
"Ly, mau nggak mencoba yang lain?" tanyanya menjawab rasa penasaranku.
"Maksudnya?" aku tambah nggak ngerti.

Saturday, November 2, 2013

Adik angkatku

Awek Pantat Panas CantikIni adalah cerita bagaimana bermulanya kehidupan aku sebagai seorang lelaki yang hobinya melakukan hubungan seks. Pada masa itu, aku mempunyai seorang adik angkat yang bernama Abby (masih kekal sampai sekarang). Personaliti dia yang sosial membuatkan dia menjadi sasaran yang sempurna untuk menjadi teman tidur aku di Sarawak. Muka dia ni biasa sahaja tetapi dia mempunyai 3 kelebihan yaitu susuk badan yang mantap alaala Cameron diaz, kulit yang putih kemerahan, dan bibir yang sangaatt seksi.

Apabila dia bercakap, aku seringkali mengambil kesempatan melihat dua ulas bibir nya yang berwarna pink dan tampak sentiasa kebasahan gitu sambil berangan2 alangkah indahnya jika boleh merasa bibir yang menawan itu dengan bibirku, dan bertambah indah lagi andainya bibir itu mengulum lembut batang pelirku yang keras.. Aku tak boleh berangan-angan aje, aku mesti bertindak.. Aku pun mengaturkan satu rancangan.

Friday, February 22, 2013

A Taste of Honey 5 - Beautiful Journey - 2

Awek Pantat Panas CantikDeburan ombak di pantai juga seolah-olah menambah semangatku. Kupercepat gerakanku seakan berlomba dengan ombak yang berkejaran. Akhirnya tak lama kemudian kami bersama mencapai titik trianggulasi tertinggi. Aku menyemprotkan spermaku terlebih dahulu. Hanny semakin cepat menggerakkan tubuhnya agar tidak ketinggalan dan tak lama Hannypun mendapatkan puncaknya ketika penisku masih menyemburkan sisa-sisa lahar kenikmatan. Setelah itu kami terbaring lemas. Sekilas terlihat bayangan orang yang mengendap-endap menjauh.

Setelah mandi dan berenang lagi sebentar, maka kamipun duduk menikmati sunset dan segera pulang ke hotel. Dalam perjalanan ke hotel, Hanny singgah sebentar di sebuah kios.

Wednesday, February 20, 2013

Cikgu Suraya - 1

Awek Pantat Panas CantikAku teringat akan kisah yang berlaku 10 tahun yang lalu, ketika aku masih lagi di alam persekolahan. Kisah yang bakal aku ceritakan ini mendatangkan kesan yang mendalam terhadap aku, terhadap kehidupanku.

Semasa berada di tingkatan 5 di salah sebuah sekolah di Malaysia ini, aku terkenal dengan sifat seorang yang pemalu dan takut terhadap perempuan. Ketakutanku itu bukan kerana takut macam orang nampak hantu, cuma tiada kekuatan dalam diri untuk aku berhadapan dan bergaul dengan mereka. Walau bagaimanapun, aku seorang yang happy go lucky, suka bersenda gurau. Sekolah aku tu pulak, sekolah lelaki. Semua pelajarnya lelaki, perempuan yang ada hanyalah cikgu aje. Jadi, tambah-tambahlah 'ketakutan' aku pada kaum hawa itu.

Thursday, February 14, 2013

Ambisi Wijaya - 6

Awek Pantat Panas CantikAkhirnya pagi pun tiba dan hujan turun dengan derasnya. Para perwira dan panglima telah kehabisan tenaga. Mereka terus-terusan melihat bendera musuh di sekitar mereka. Akhirnya para perwira mengkhianati panglima mereka sendiri. Mereka mengikat Tanjung Palaka saat ia sedang tidur kecapaian dan mengantarnya ke Chen Mien.

Melihat hal itu Chen Mien langsung memerintah tentaranya untuk menghukum mati para perwira musuh,

Monday, February 11, 2013

Enaknya anak SMU

Awek Pantat Panas CantikAku tinggal di Cirebon tapi tempat kerjaku di dekat Indramayu yang berjarak sekitar 45 Km dan kutempuh dengan kendaraan kantor (nyupir sendiri) sekitar 1 jam. Bagi yang tahu daerah ini, pasti akan tahu jalan mana yang kutempuh. Setiap pagi kira-kira jam 06.30 aku sudah meninggalkan rumah melewati route jalan yang sama (cuma satu-satunya yang terdekat) untuk berangkat ke kantor. Pagi hari di daerah ini, seperti biasa terlihat pemandangan anak-anak sekolah entah itu anak SD, SMP ataupun SMU, berjajar di beberapa tempat di sepanjang jalan yang kulalui sambil menunggu angkutan umum yang akan mereka naiki untuk ke sekolah mereka masing-masing. Karena angkutan umum sangat terbatas, biasanya mereka melambai-lambaikan tangannya dan mencoba menyetop kendaraan yang lewat untuk mendapatkan tumpangan. Kadang-kadang ada juga kendaraan truk ataupun pick-up yang berhenti dan berbaik hati memberikan tumpangan, sedangkan kendaraan lainnya jarang mau berhenti, karena yang melambai-lambaikan tangannya berkelompok dan berjumlah puluhan.

Suatu hari Senin di bulan Oktober 98, aku keluar dari rumah agak terlambat yaitu jam 06.45 pagi. Kuperhatikan anak-anak sekolah yang biasanya ramai di sepanjang jalan itu mulai agak sepi, mungkin mereka sudah mendapatkan kendaraan ke sekolahnya masing-masing. Saat perjalananku mencapai ujung desa Bedulan (tempat ini pasti dikenal oleh semua orang karena sering terjadi tawuran antar desa sampai saat ini), kulihat ada seorang anak sekolah perempuan yang melambai-lambaikan tangannya.
Setelah kulihat di belakangku tidak ada kendaraan lain, aku mengambil kesimpulan kalau anak sekolah itu berusaha mendapatkan tumpangan dariku dan karena dia seorang diri di sekitar situ maka segera kuhentikan kendaraanku serta kubuka kacanya sambil kutanyakan, Mau ke mana dik?. Kulihat anak sekolah itu agak cemas dan segera menjawab pertanyaanku, Pak boleh saya ikut sampai di SMA (edited by Yuri), dari tadi kendaraan umum penuh terus dan saya takut terlambat?, dengan wajah yang penuh harap. Yaa, OK lah.., naik cepat, kataku. Terima kasih paak, katanya sambil membuka pintu mobilku.

Wednesday, January 30, 2013

Derita gadis sporty itu - 1

Awek Pantat Panas CantikAku seorang laki-laki yang masih menganggur. Umurku 30 tahun, sebut saja namaku Zen (bukan nama sebenarnya). Begini ceritaku..

Setiap pagi di SMA itu selalu diadakan mata pelajaran Olahraga dan Kesehatan. Seperti lazimnya SMA yang lain, setiap mengadakannya pasti sebelumnya disertai pemanasan terlebih dahulu, dan pemanasan yang dimaksud di sini adalah lari pagi. Setiap kali siswi-siswi itu lari aku ajak menumpang di mobilku yang pickup itu (jadi muat banyak penumpang) dan mereka tidak pernah menolak bahkan mereka senang.

Friday, January 11, 2013

Salah sambung

Awek Pantat Panas CantikUntuk menyelesaikan tugas kuliah, aku harus meminjam buku dari teman. Tapi, sayang bukunya sedang dipinjam oleh teman ceweknya. Dia menyarankan untuk menelepon temannya, siapa tahu sudah selesai. Dia lalu memberi nomor telepon, kucatat dan langsung aku menelponnya.

telepon diangkat, suara cewek menyapa dari seberang sana. Waktu kutanya nama teman tersebut, dijawab tidak ada. Rupanya salah sambung. Entah temanku yang salah memberi nomor, atau aku yang salah catat. Yang pasti, karena aku merasa cewek penerima telepon itu tidak mau terburu-buru memutuskan hubungan, aku juga tidak langsung menutup telepon. Pendek kata, terjadilah perkenalan dan dialog yang cukup panjang. Aku jadi tahu dia tinggal di daerah Lebak Bulus bersama pembantu, adik perempuan dan anak ceweknya. Erni, begitu namanya, berumur 36 tahun, dan sudah lama menjanda.

Tuesday, January 1, 2013

Pecinta ABG - 2

Awek Pantat Panas CantikSementara itu Andrew dan Dimas sudah semakin jauh, kulihat Dimas sudah menghisap kemaluan Andrew yang celananya belum dibuka penuh hanya kancingnya saja. Aku dan Dani melihat hal itu. Adik kelasku semakin bingung, tapi tiba-tiba Dani memeluk Heru dari belakang dan menjilat telinganya, Heru meronta, tapi tidak cukup serius untuk menolak, karena kulihat dia mulai terangsang juga, lalu kuhampiri dan kupegang badannya dan bibirnya kuangkat dan kucium, ternyata Heru juga tak menolak bahkan semakin panas dan membalas dengan lidahnya. Aku juga semakin terangsang, tanganku memegang celananya dan kubuka. Terlihat kemaluannya yang sudah membesar dan kulepaskan celana dalamnya, besar sekali tapi masih polos anaknya, kujilati dan kuhisap kelaminnya dan Heru semakin menggeliat, akupun juga membuka seluruh celanaku, begitu juga Andrew dan Dimas sudah tidak memakai celana sama sekali atau sudah telanjang, hanya seragamnya saja.

Dani masih saja memeluk Heru dengan bernafsu dari belakang lalu Dani minta kepadaku untuk menggesek kelaminku di pantatnya dan kuturuti. Pantat Dani yang seksi juga erangan dan desahannya yang semakin menjadi menambah nafsuku. Kulihat kelaminku semakin besar.
"Masukin Ry, ayo dong, gue mau dimasukin.."

Sunday, December 16, 2012

Bercinta dengan gigolo - 2

Awek Pantat Panas CantikEntah sudah berapa lama tertidur ketika kurasakan sesuati menggelitik vaginaku. Sambil membuka mata yang masih berat, kulihat kepala sudah terbenam di selangkanganku yang telah tebuka lebar. Ah, Rio mulai lagi, pikirku. Ketika aku menoleh ke sofa mencari Hendra, kulihat dia telanjang duduk di samping Rio yang juga telanjang sambil tersenyum ke arahku. Jadi siapa yang bermain di vaginaku saat ini, terkaget aku dibuatnya. Langsung duduk kutarik rambutnya dan ternyata si Andre, teman Rio yang kusuruh pulang bersama si pendek tadi.

Sebenarnya dia tidak terpilih bukan karena aku tidak tertarik, tapi aku harus memutuskan satu di antara dua yang baik.
"What the hell going on here..?" pikirku, tapi tidak sempat terucap karena permainan lidahnya sungguh menggetarkan naluri kewanitaanku.

Wednesday, December 12, 2012

Bidadari itu Ibu pemilik apartemen - 2

Awek Pantat Panas CantikJam duduk di atas TV menunjukkan pukul 22:30 ketika pesawat telpon berdering. Aku bangun dari tidur-tiduran di depan TV. Gagang telpon pun kuangkat dari pesawatnya yang tergeletak di samping TV.

"Hai, Bobby desu keredomo...," ucapku sambil menempelkan ujung gagang telpon ke telinga.

Sunday, November 25, 2012

Tante Yanti yang montok - 1

Awek Pantat Panas CantikPersahabatanku dengan Feris begitu dekatnya dan secara kebetulan kami juga punya pengalaman pernah berhubungan intim dengan Tante Yanti, Bibi Feris sendiri. Disini kubuka ceritaku dengan pengalaman Feris terlebih dulu.

Sewaktu keluarga Tante Yanti pindah dari Yogya ke Jakarta, Feris keponakannya ikut dibawa untuk bersekolah di Jakarta dan di situlah aku mulanya bergaul akrab dengan Feris. Hubungan intim antara Feris dengan tantenya, berawal sejak mereka masih sama-sama di Yogya. Dari situ berlanjut secara rahasia sampai kemudian dengan alasan ingin bersekolah di Jakarta, Feris kemudian ikut dengan keluarga Tante Yanti. Dan cerita bagaimana hubungan itu terjadi yaitu ketika Feris yang meningkat remaja selalu datang ke rumah tantenya karena sekolahnya kebetulan jaraknya dekat dengan rumah tantenya itu. Dia masih tinggal bersama orang tuanya tapi lama-lama mulai sering menginap di rumah Tante Yanti di mana dia juga diberi kamar tersendiri oleh tantenya itu. Feris senang di situ karena selain tantenya, Paman Budi suami Yanti juga menyayanginya sebagai anaknya sendiri.

Saturday, November 24, 2012

Tubuh montok Tante Deborah - 4

Awek Pantat Panas CantikMereka bermain dengan posisi Deborah mengangkang lebar-lebar dengan kakinya bertumpu pada rak mainan di kanan kirinya sambil kedua tangannya terus bergerilya ditubuh Anto atau tubuhnya sendiri meremas-remas buah dadanya dan menjambaki rambutnya sendiri. Sedangkan Anto terus bertahan diatas tubuh Tante itu dengan lutut yang bertumpu ke lantai dan mulutnya yang terus mengecupi seluruh bagian tubuh Deborah yang bisa dijangkaunya. Pinggulnya terus memompa vagina Deborah dengan tempo cepat sehingga keduanya benar-benar bermandikan keringat. Sesekali Anto menjilati tubuh Tante itu yang basah oleh keringat. Dijilatinya dengan keringat yang bercampur dengan aroma parfum dari tubuh Tante itu. Mereka bertahan dengan posisi itu selama beberapa menit sampai akhirnya Anto merasa pegal di kedua lututnya karena terus menumpu bobot badannya. Tak lama kemudian Anto mengajak Deborah untuk berganti posisi yang langsung disetujui oleh Tante itu.

Kali ini Deborahlah yang menentukan posisi permainan mereka. Ia langsung mendorong tubuh Anto agar berbaring dilantai yang dingin itu, kemudian Tante itu langsung menggenggam erat penis Anto, dikocok-kocoknya sebentar, kemudian dijilatinya penis yang basal dilumuri oleh lendir dari vaginanya sendiri. Deborah begitu menikmatinya. Dijilatinya hingga tak ada lagi sisa lendir dari vaginanya yang menempel di penis Anto. Pemuda itu makin terangsang oleh permainan Deborah. Ia benar-benar menikmati pemandangan Deborah yang sedang menjilati lendir dari vaginanya sendiri tanpa rasa jijik. Sepertinya Tante itu benar-benar haus akan kenikmatan. Tak ada bagian dari batang kemaluan pemuda itu yang luput dari garapannya. Sampai-sampai terkadang pinggul Anto dibuatnya mengangkat bila lidahnya bermain menjilati bola kembar milik Anto dan menjilati lubang anus Anto. Setelah penis Anto bersih dari lendir kenikmatannya, Deborah langsung berdiri, memutar, mengambil posisi berlawanan dengan Anto, kemudian ia berjongkok dengan posisi pantat dan vaginanya tepat dihadapan wajah pemuda itu.

Monday, October 29, 2012

Pionir - 2

Awek Pantat Panas CantikDihadapanku kini terlihat seorang gadis kecil yang cantik dengan rambut sebahu tersenyum malu-malu padaku dengan lesung pipit yang indah, bibir yang tipis, kulit yang putih bersih, payudara yang belum tumbuh besar tetapi sangat sexy, betis dan paha yang indah serta bagian surganya yang paling misterius kerana masih tertutup oleh celana dalam pinknya yang tipis itu sehingga secara samar aku bisa melihat belahan kemaluannya yang putih bersih dan sangat feminin itu.
"Sonya, kamu cantik sekali malam ini sayang" kataku.
Ia hanya tersenyum malu dan agak menunduk.
"Apakah kamu pernah melakukan hubungan seperti di film yang kamu liat sebelum ini sayang?" tanyaku.

Tuesday, October 23, 2012

Joko dan Kristo - Bara api

Awek Pantat Panas CantikKeterangan: Semua kejadian dan pemeran dalam cerita ini hanya fiksi belaka. Enjoy.

"Damn, I look gorgeous!" puji diriku sendiri sembari mengamati bayangan pada cermin.

Friday, October 19, 2012

Ganasnya supirku

Awek Pantat Panas CantikKisah ini terjadi sejak setahun yang lalu dan herannya aku tidak dapat melepaskan dirinya dari sisiku. Panggil saja aku Emma. Sejak usiaku 20 tahun aku menjadi bintang iklan dan foto model, dan saat ini usiaku 27 tahun jadi sudah 7 tahun aku malang melintang di dunia modelling. Sejak aku sibuk menjadi model, ayah memberiku sebuah mobil sedan dan aku sendiri yang menyupirnya. Karena makin lama aku makin banyak iklan yang kubintangi, otomatis kesibukanku juga makin bertambah. Kalau pulang ke rumah pasti di atas jam 12.00 malam. Karena terlalu sering pulang malam habis syuting dan tidak enak karena mengganggu tetangga tempat tinggal ayah, atas persetujuan ayah dan ibuku, aku menyewa apartemen di daerah Kuningan dari hasilku menjadi model. Akhirnya sejak 2 tahun lalu aku tinggal di apartemen beserta seorang pembantu (Menik). 6 bulan aku sudah tinggal di apartemen itu. Suatu malam ketika aku pulang secara tidak sadar aku menubrukkan mobilku ke pohon, untungnya aku tidak cedera berat, namun hal itu membuat diriku trauma untuk membawa mobil sendiri dan selama hampir 3 bulan, aku menggunakan Taxi untuk mengantarku syuting iklan. Pada suatu hari, temanku mengajurkan untuk menggunakan jasa supir. Akhirnya setelah kutimbang-timbang, suatu hari temanku mengantarkan supir ke apartemenku. Pada awalnya aku agak ragu setelah melihat wajah (sebut saja David) untuk menjadi supirku. Terus terang aku agak takut karena dia berasal dari Timur Indonesia, orangnya berkulit hitam legam, usia sekitar 53 tahun, orangnya tinggi besar dan berbulu. Namun kata temanku, dia biasa mengendarai mobil-mobil otomatic dan pernah menjadi supir dari salah satu kedutaan. Akhirnya dengan segala pertimbangan David resmi menjadi supir pribadiku. Sejak saat itu aku berpikir untuk memilih mobil baru, karena mobil sedan yang ayah belikan untukku tidak pernah kuperbaiki sejak kecelakaan tersebut. Mobil yang kugunakan adalah keluaran Korea. Dan memang rupanya David selain ahli dalam menyupir (menyupirnya tenang dan hati-hati), sopan terhadap diriku (jadi bodyguard-ku), ternyata dalam hal melayani nafsu seksku dia juga ahli. Kejadiannya kira-kira satu tahun lalu, malam itu jam 02.30 aku pulang dari acara pembubaran panitia iklan salah satu produk makanan. Karena pada acara tersebut ada minuman yang memabukkan, aku agak sempoyongan ketika dipapah temanku masuk mobil dan Pak David terkaget-kaget dari tidurnya. Setelah itu David langsung menggantarku pulang ke apartemen. Dalam keadaan setengah mabuk, berat rasanya untuk naik lift sendiri, setelah sampai di parkiran apartemen, kuminta David mepapahku ke kamarku di lantai 37. Tubuhku mengelayut di tubuh David. Sampai di pintu kamar, kunci kamar lepas dari tanganku karena aku makin pusing. Dengan cekatan David mengambil kunci yang terjatuh, secara otomatis tubuhku juga lunglai dan dengan cepat juga David membopong tubuhku, lalu membuka pintu dan masuk apartemen. Aku dibopong hingga masuk kamar tidurku, lalu direbahkannya tubuhku di tempat tidur. David lalu keluar kamar tidurku. Setengah jam kemudian karena aku tidak dapat tertidur akibat kepalaku pusing dan aku merasakan mual ingin muntah, aku berteriak memanggil Menik pembantuku untuk membantuku bangkit. Tapi yang masuk kamar bukan Menik melainkan David. "Ada apa Non..? Menik khan lagi pulang kampung.." "Oh.. iya.. aku lupa.. tolong.. Pak.. saya mau muntah." "Kemana.. Non..?" "Tolong.. ke kamar mandi.." David lalu membopongku ke kamar mandi. Sampai di sana aku pun langsung muntah. Setelah selesai, David membopongku kembali ke kamar tidur, namun secara tidak sengaja rok yang kukenakan tersingkap hingga terlihat celana dalamku yang berwarna hitam model cawat oleh David disaat dia merebahkan tubuhku di tempat tidur. David pun langsung berubah menjadi buas dan kasar. Dia langsung menggosokan tangannya di pahaku yang putih mulus dan vaginaku yang masih tertutup celana dalam diremas oleh tangannya. Aku hanya dapat mendesah dan tidak dapat berbuat apa-apa untuk menolaknya, karena badanku yang lemas sehabis muntah. David pun makin kasar, celana dalamku langsung ditarik ke bawah hingga betis lalu jari-jarinya mulai dimainkan di vaginaku. Aku hanya dapat melengguh dan mendesah ketika jarinya dimainkan di vaginaku. "Ahh.. aahh.. sshh.. sshh.. awghh.." Jari-jari tangan David ditusukkan makin ke dalam vaginaku. Aku sama sekali tidak dapat berbuat apa-apa terhadap apa yang David lakukan padaku karena pusing di kepalaku makin berat dan tubuhku sama sekali tidak bertenaga. Karena aku tidak dapat berpikir jernih, David makin menggila menguasai tubuhku. David mulai menjilati pahaku yang putih nan mulus, makin lama makin ke atas hingga liang vaginaku terjilat oleh lidahnya yang agak kasar permukaannya. Aku makin terbawa arus kenikmatan dan bukannya berontak terlebih-lebih ketika lidahnya menemukan biji klitorisku dan disedot-sedot oleh lidahnya hingga aku pun melintir dan menggelinjang nikmat. "Arhh.. arghh.. sshh.. sshh.. oohh.. oohh..! Pak.. David.. terus.. Pak.. trus..!" Aku malah berceracau tidak karuan. David pun makin menyedot klitorisku lebih gila karena kusuruh. Setelah hampir 15 menit lamanya vaginaku disedot oleh David (supirku), aku pun berontak, dimana kepala David yang ada di selangkanganku kuremas dan keluarlah dari vaginaku cairan yang langsung dijilat dan ditelan habis oleh David hingga tidak bersisa. Tubuhku makin lemas setelah cairan yang keluar dari vagina dengan banyak. Hal ini berbeda dengan David yang makin ganas, bajuku langsung dirobek, begitu juga BH-ku hingga aku benar-benar bugil dibuatnya. Payudaraku yang 36B terbungkus kulit putih bersih nan mulus terbuka tanpa penutup, dan terus terang baru sekali ini aku bugil dilihat oleh seorang laki-laki seumur hidupku, dan yang beruntung adalah supirku sendiri. Pacar-pacarku terdahulu pun belum seuntung supirku. David yang belum puas menikmati klitorisku tadi, langsung melepaskan baju dan celananya hingga bugil. Mataku langsung melihat batang kemaluan David yang panjang, gede, besar dan hitam menggelantung dengan tegang dan keras di antara pahanya yang kulitnya hitam legam. Saking hitamnya tubuh David, sampai terlihat mengkilap karena keringatnya mulai menetes dari pori-porinya. David lalu naik ke atas tubuhku dan jongkok di perutku, batang kejantanannya menggelantung tepat di wajahku. Aku mulai berontak, kugelengkan wajahku, aku tidak mau menggulum kejantanannya, karena selain hitam dan besar, penis David mengeluarkan bau yang agak aneh. Tapi David rupanya lebih pintar, hidungku dibekap oleh tangannya sehingga aku sulit bernapas, mau tidak mau aku harus bernapas dengan mulut. Begitu mulutku terbuka untuk bernapas, tangannya yang memegangi penisnya langsung menyodokkan kejantanannya masuk mulutku. Aku pun tersedak oleh batangnya yang ada di mulutku. Aku berusaha berontak, namun lagi-lagi hidungku dibekap hingga disaat mulutku terbuka makin lebar batangnya ditekan lagi lebih ke dalam mulutku. Aku makin tersedak karena batang David rasanya menyentuh amandelku. Namun rupanya walau sudah menyentuh amandelku, batang kejantanan David belum sepenuhnya masuk dalam mulutku. David mencoba menyodokkan lebih ke dalam lagi batangnya dalam mulutku hingga terasa sampai kerongkonganku hingga aku terbatuk-batuk. David lalu melonggarkan dengan menarik kemaluannya sehingga aku dapat bernapas, tapi lalu dia menyodokkan lagi penisnya masuk ke dalam mulutku hingga aku tersengal dan terbatuk-batuk lagi, sedangkan hidungku tetap ditutup oleh tangannya. Otomatis mataku mulai berair menahan rasa sakit di kerongkonganku. David terus melakukannya selama hampir 1 jam sampai cairan putih kental, rasanya aneh dan berbau memenuhi mulutku. Aku berusaha mengeluarkan cairan itu dari mulutku dengan menahan napas agar cairan itu tidak masuk, tapi David menyodokkan lagi kemaluannya sehingga cairan yang bau dan rasanya aneh tertelan juga yang membuatku terbatuk-batuk. "Nah.. gitu dong.. Bu. Cairan David.. harus Ibu telan. Gimana rasanya, enak.. khan..?" "Bangsat loh.. Sialan loh Vid..! Keluar kamu dari rumah saya..!" Kumarahi dan kumaki David yang telah menyiksaku. Memang pada saat David menjilati klitorisku, aku merasakan nikmat, namun hal yang baru saja dia perbuat terhadapku membuat diriku tersiksa. Namun David rupanya semakin gila dan ganas. Tubuhku lalu ditariknya ke sisi tempat tidur, kakiku direnggangkannya dan diletakkan di pundaknya. Batang kemaluannya ditempelkan pada vaginaku, lalu dengan jarinya dibukanya vaginaku dan dimasukkan kejantanannya ke dalam vaginaku. Vaginaku yang masih rapat karena belum pernah dimasuki kemaluan siapa pun merasa seperti dirobek. Aku meringis kesakitan, "Akh.. akhh.. sakit Vid.. sakit..!" Kejantanan David mulai membongkar vaginaku yang masih rapat dan sempit. Disodokkannya batangnya yang hitam, panjang dan besar itu ke vaginaku. Aku dibuatnya menjerit-jerit menerima sodokan itu di vaginaku, "Akh.. sakit Vid.. kontolmu besar sekali.." "Gimana Bu rasanya..? Nanti juga enak kok.. Bu.." Payudaraku yang ranum, terbungkus kulit yang putih bersih pun dan ukurannya 36B sudah dilahap oleh mulutnya, dicucup, disedot dan digigit putingnya. Aku makin lama makin menggelinjang mengikuti irama permainannya. Walaupun tubuh David hitam legam sedang berada di atas tubuhku yang putih mulus, makin lama permainan kami membuat tubuhnya mengkilat karena keringat yang menimbulkan aroma bau yang tidak enak, yang membuatku ingin muntah lagi, namun vaginaku rasanya makin enak setelah semua batangnya masuk ke vaginaku. "Argh.. argh..! Vid, kontolmu enak sekali.. walau tubuhmu bau.. keringat.. argh.. arghh.. Trus.. Vid.. trus..! Kontolmu nikmat sekali.." David terus menghujamkan kemaluannya ke dalam vaginaku. Perasaan ini sama sekali belum pernah kurasakan dalam hidupku. Tapi karena nikmatnya, aku merasa tidak memperdulikan apakah laki-laki yang menikmati vaginaku itu supirku sendiri. David pun juga terus melumatkan payudaraku dengan putingnya digigit-gigit, yang membuatku makin menggelinjang. "Vid.., gila..! Enak buanget kontol lu, argh.. argh..!" kataku menanggapi kelakuannya. "Bu.. memek Ibu juga.. nikmat banget..! Kontol saya kayak diperas-peras..! Enak buanget.. Bu." jawabnya sambil terus melakukan gerakan yang membuatku terasa nikmat. Hampir satu jam kemudian, vaginaku terhujam batang kejantanannya David. Aku pun memberontak dan mengelepar ke kiri dan kanan, sambil kujambak rambutnya yang hitam ikal. Vaginaku terasa sakit luar biasa dengan mengeluarkan cairan putih kental dan berdarah, namun nikmat bukan kepalang. Cairan itu membasahi kemaluan David yang masih tertanam di vaginaku. Saking banyaknya cairan itu sampai keluar hingga meluber ke pahaku. "Argh.. arghh.. Vid. Aku keluar nich..! Argh.. argh.. sakit Vid, namun.. enak buanget deh..! Aku sampe.. lemas nih..! Argh.. argh..!" Tubuhku pun lemas tidak berdaya dengan tetesan cairan putih kemerah-merahan di vaginaku yang tumpah ke seprei, membuatku agak panik begitu melihatnya. "Vid..! Aku kenapa..? Kok ada.. darahnya.. juga..?" "Ya.., memang Bu. Vagina Ibu sudah sobek. Jadi berdarah.., Ibu bukan perawan lagi." "Hah..? Aku tidak perawan lagi..? Kamu apain sih..!" "Tenang Bu..! Kalau ada apa-apa, David tanggung jawab." "Ya sudah." Aku pun langsung lemas lagi karena tetesan itu masih mengalir. Namun aku tidak berbuat apa-apa ketika badanku diputar posisinya hingga aku menungging. Dan selama itu pun batang David masih tertanam pada vaginaku sehingga terasa agak perih. David lalu memompanya lagi kemaluannya keluar masuk vaginaku, makin lama rasa perih vaginaku hilang karena rasa nikmat luar biasa yang kurasakan pada vaginaku. Aku merasa kalau batang kejantanan David rasanya lebih tertusuk ke dalam lagi hingga terasa ke perutku. Hampir 1 jam kemudian, aku pun mengeluarkan cairan lagi yang membuat diriku makin lemas tidak berdaya, yang mana banyak sekali cairan putih kental seakan tidak habis-habisnya dari vaginaku, tubuhku menjadi lunglai. "Akh.. akh.. Vid.. aku keluar lagi nich..!" Lima menit kemudian, akhirnya David pun sampai juga pada puncaknya. Namun karena posisi tubuhku yang sudah loyo, sehingga David tidak dapat melepaskan batang kemaluannya dari vaginaku dan secara otomatis cairan hangat pun mengalir dengan derasnya dari penisnya membasahi rahimku. "Bu.., aku keluar nich..! Aku.. keluar.. argh.. argh.. tapi.. nggak bisa dicabut dari memek Ibu.." Aku tidak berbuat apa-apa atas tindakan david membuang sperma di rahimku, karena rasa hangat dan nikmat yang kurasakan, aku hanya tersenyum. "Vid. Hangat sekali sperma kamu. Argh..!" Setelah cairan sperma David membasahi vaginaku, dan setelah dia mengubah posisi tubuhku, akhirnya batang kejantanannya terlepas juga dari vaginaku. Lalu ambruklah tubuh David di atas tubuhku yang sangat lemas. Kami pun tertidur lemas tidak berdaya. Aku terbangun sekitar jam 06.00 pagi. Disaat terbangun, aku terkaget-kaget melihat David, supirku sedang tertidur telanjang di sampingku. Aku pun langsung loncat dari tempat tidurku, saat itu aku ingin sekali membangunkan dan memarahinya, namun setelah kuingat lagi peristiwa yang David lakukan padaku malamnya, aku malah tersenyum senang. Lalu kudekatkan tubuhku yang juga bugil, kusandarkan kepalaku dekat kemaluan David, lalu mulai kujilati dan kukulum batang kejantanannya. Ada sisa-sisa sperma yang rasanya agak asin terjilat olehku. 5 menit kemudian ketika batang David yang hitam legam sedang kusedot-sedot, David pun terbangun, aku pun menyudahi tindakanku. "Akh.. Vid.. batangmu..enak..sekali, tadi malam memekku kamu.. apain..? Enak sekali deh..! Saya mau kalau kamu lakukan lagi kapan-kapan." "Akh.. Ibu. Kalau begitu saya siap main lagi. Semua terserah Ibu.., tapi.. Ibu nggak marah sama David khan kalau vagina Ibu saya rusak..?" "Nggak Vid. Ibu malah menikmatinya. Kamu.. mau nggak nemenin Ibu mandi..?" "Kalau Ibu mau.., saya mah ayoo aja.." "Yoo.. Vid..!" Aku dan David bermain lagi di kamar mandi sekalian membersihkan tubuh kami. Sejak saat itu, aku dan David hampir tiap malam melakukan hubungan suami istri. David, selain menjadi supirku kini menjadi budak nafsu seksku, dan sudah hampir 9 bulan hubunganku dengan David. Aku pun berharap dapat hamil dari benihnya David, supirku. TAMAT


Tuesday, October 2, 2012

Kemarahan sang ayah

Awek Pantat Panas CantikSejak kecil, Purnomo memang bukan murid yang pandai. Sejak SD kelas satu, dia selalu mendapat prestasi terburuk di sekolahnya. Bahkan sudah beberapa kali hampir saja tinggal kelas. Prestasi buruknya itu terus dipertahankan Purnomo hingga kelas 3 SMU. Inilah masa penentuan dari semua pendidikan yang telah ditempuhnya.

Tapi dengan otaknya yang memang kurang mampu, Purnomo pun gagal dalam tes kelulusan SMU-nya. Sepucuk surat dilayangkan ke rumahnya untuk memberitahukan tentang kegagalannya. Ayah Purnomo, baru saja pulang kerja malam itu, langsung naik pitam saat membaca surat itu. Susah payah, dia membiayai pendidikan Purnomo seorang diri, sebab istrinya telah meninggal saat melahirkan Purnomo. Tapi Purnomo menghancurkan jerih payahnya. Dengan kesal, ayah Purnomo berlari ke kamar anaknya dan mendobrak pintunya.

Tuesday, September 25, 2012

Supir papaku - 1

Awek Pantat Panas CantikPapaku baru saja menyewa seorang supir baru karena supir yang lama berhenti. Supir baru ini lebih muda, bernama Adi. Badannya masih tegap dan umurnya 28, empat tahun lebih tua dibanding saya. Adi dikenalkan oleh teman ayahku yang hendak pindah ke Singapur. Karena tak ingin Adi menganggur, maka ia merekomendasikan Adi pada ayahku. Rumah ayahku memang tidak besar, hanya kami berdua yang menempatinya. Adi menempati kamar supir lama. Dalam sekejab, kamar sempit itu disulapnya menjadi kamar yang sangat bernuansa maskulin. Bahkan aroma cologne murahannya tercium tajam di setiap sudut kamarnya. Ayahku percaya sekali pada Adi meski masih pegawai baru. Namun, saya merasa ada sesuatu dalam dirinya yang misterius sekali, seakan-akan dia menyembunyikan sesuatu. Untuk ukuran seorang supir, Adi memang melebihi standar. Wajahnya tampan dan terkesan tangguh. Kehidupan masa lalunya nampak sangat keras, tergambar jelas di wajahnya yang tampan itu. Kulitnya tidak terlalu gelap, menyelimuti tubuhnya yang tegap dan atletis. Sebagai seorang pria, saya diam-diam iri dengannya. Meskipun penampilan fisik Adi memang luar biasa, namun nasibnya tidak begitu bagus sebab dia terjebak di tangga karir sebagai seorang supir pribadi. Tanpa ada yang tahu, saya sering mengintipnya mencuci mobil ayahku karena dia selalu melakukannya sambil bertelanjang dada. Ah, betapa saya ingin meremas dadanya itu. Tapi rasanya tak mungkin karena Adi terlihat sangat heteroseksual. Tak mungkin dia mau ngentotin saya. Sejak dulu, saya sudah sadar bahwa saya hanya tertarik pada pria, namun saya mencoba untuk menekan sifat homoseksual-ku. Jika ayahku tahu, dia pasti akan marah. Namun dengan kehadiran Adi, bebanku bertambah berat karena saya harus menekan nafsuku terhadapnya. Pernah, di suatu malam, saya menyelinap kelaur rumah dan diam-diam bersembunyi di luar jendela kamar Adi. Dari balik jendela itu, kulihat Adi sedang berbaring di ranjang sambil bertelanjang bulat. Kontolnya ngaceng sekali seperti baja. Mulut Adi agak membuka, nampaknya dia sedang mendesah-desah akibat rangsangan yang dia berikan pada kontolnya sendiri. Tanpa ampun, kontolnya dikocok-kocok dengan kecepatan tinggi. Saya hanya bisa menelan ludah melihat dadanya yang sempurna dan juga kontolnya yang besar. Adi terlalu larut dalam lamunan joroknya sehingga dia tak menyadari keberadaanku. Kudengar dia mengerang, "Oohh.. Hhoohh.. Oohh.." Kontolnya berdenyut-denyut di tangannya. Sesekali, Adi meludahi kontolnya sebagai pelumas. Tidak tahan melihat adegan erotis itu, saya buru-buru mengeluarkan kontolku sendiri dan mulai sibuk mengocoknya. Napasku memburu-buru menyaksikan Adi membelai-belai dada bidangnya sendiri dengan penuh sensualitas. Ingin rasanya kupeluk tubuhnya yang atletis dan seksi itu. "Aahh.." desahku saat kontolku mengeluarkan precum. Sebutir cairan bening melepaskan dirinya dari lubang kontolku. Cairan itu langsung kuambil dengan jariku, lalu kujilat. Mm.. enak sekali. Udara malam yang dingin malah membuatku semakin terangsang. Setelah bermenit-menit mengocok, akhirnya yang kutunggu-tunggu datang juga. Kulihat Adi mulai gelisah, tubuhnya bergetar dna mengencang. Seluruh ototnya berkontraksi seakan sednag menahan sesuatu. Wajah Adi yang ganteng sedikit menyeringai menahan nikmat yang teramat sangat. Dan lalu.. Ccrroott!! Ccrroott!! Ccrroott!! Mataku hampir terbelalak saat kulihat pejuh putih kentalnya muncrat ke atas dan jatuh kembali mendarat di atas tubuhnya. "Aarrgghh!! Hhoohh!! Oohh!! Uugghh!! Aahh!!" Adi terus-menerus mengerang dan mendesah. Tubuhnya yang kekar atletis itu mengejang-ngejang seperti orang kesurupan. Kontol perkasa itu terus menembakkan pejuhnya selama beberapa kali sampai akhirnya berhenti sama sekali. Kulihat, tubuh Adi basah kuyup dengan pejuh bercampur keringat. Kolam pejuh sudah terbentuk di perutnya yang berkotak-kotak akibat ejakulasinya tadi. Tanpa rasa jijik, Adi meraup pejuhnya dengan tangannya dan kemudian mendekatkannya ke bibirnya. Dengan mata kepalaku sendiri, kusaksikan cairan kejantanannya menete ke dalam mulutnya. Adi menelan pejuhnya sendiri! Dan dia nampak sangat menyukainya. Saya tak sempat menyaksikan apa yang diperbuat Adi selanjutnya sebab orgasmeku sendiri hampir datang. Sambil menahan eranganku, saya membiarkan tubuhku dikejangkan oleh orgasmeku. "Hhoohh!! Oohh!! Oohh!! Hhoohh!!" Pejuhku dimuntahkan ke atas rerumputan. Tubuhku tak berdaya, diguncnag orgasme dan saya harus berpegangan pada tembok jika saya tak mau terjatuh. Ccrroott!! Ccrroott!! Ccrroott!! Hampir selama semenit, saya mendesah dan mengejang. Rasanya nikmat sekali. Kubayangkan betapa nikmatnya berejakulasi dalam pelukan Adi. Oh, saya berharap mimpiku dapat terwujud suatu saat. Kemudian, saya buru-buru kembali masuk ke dalam rumah, dan kembali memerankan peranku sebagai pria heteroseksual. Setiap pagi, Adi bangun dan mencuci mobil, lalu mengantarkan ayahku ke kantor. Adi kemudian pulang lagi sampai sore dan lalu menjemput ayahku. Begitulah kegiatannya sehari-hari. Namun terkadang, saya merasa seolah-olah Adi juga sering menatapku secara diam-diam. Misteri dalam diri Adi semakin besar, hingga suatu ketika, saya mengetahui apa yang disembunyikannya selama ini.. Suatu pagi, saya kembali mengintipnya dari balik jendelaku. Jendela kamarku kebetulan menghadap keluar sehingga kapan pun Adi sedang sibuk mencuci mobil, saya pasti berkesempatan untuk mengintip tubuhnya. Pagi itu, entah kenapa, Adi hanya mengenakan celana dalamnya yang terlihat usang. Dengan santai, dia mencuci mobil ayahku. Tentu saja air terciprat dan membasahi celana dalamnya itu. Dalam sekejab mata, celana itu basah kuyup. Berhubung celana itu agak tipis, pantatnya yang padat itu tercetak dengan jelas. Kontolku langsung ngaceng. Birahiku menyala-nyala. Tak kuat membendung nafsuku, saya buru-buru melepas celanaku dan mengeluarkan kontolku. "Aahh.." desahku melihat adegan erotis itu. Adi nampak sengaja meliuk-liukkan pinggulnya, seakan menggodaku. Tiba-tiba, Adi membalikan tubuhnya. Tentu saja saya kaget setengah mati. Untung saja jendelaku diselimuti tirai sehingga tubuhku agak tersamar. Dari balik tirai, kusaksikan cetakan kontolnya di balik celana dalam basah itu. "Aahh, besar sekali," gumamku, penuh nafsu. Kontolku sendiri mulai bocor dengan precum. Kuperas-peras batang kontolku dan semakin banyak precum yang keluar. Sambil ngocok, saya memata-matai gerak-gerik Adi. Sesekali kulihat Adi sengaja mengelus-ngelus kontolnya dari balik celananya. "Oohh.. Hhoohh.. Hhoosshh.." Napasku makin berat dan tak beraturan. Kubayangkan bagaimana nikmatnya bercinta dengan supir itu, merasakan tubuhnya, memegang kontolnya, dan dingentot. Semua bayangan-bayangan erotis itu, ditambah dengan live-show yang sedang digelar Adi di luar, memacu orgasme. Kontolku semakin ngaceng dan basah, namun saya tetap memerasnya sampai.. "Oohh.. Oohh.. Aarrgghh!!" Kontolku berdenyut keras tiap kali pejuh dimuntahkan keluar. Tubuhku bergetar dan mengejang, seiring dengan gelombang orgasme yang kurasakan. Ccrrott!! Ccrroott!! Ccrroott!! Tirai tempat persembunyianku juga ikut bergerak, terkena tubuhku. Tanpa kusadari, tirai itu tersibak, dan Adi tak snegaja melihatnya. Dia menyaksikan bagaimana saya dikuasai orgasme. "Aarggh!! Oohh!! HhoH!! Aahh!!" erangku, terus saja memerah kontolku. Pejuhku bermuncratan ke atas lantai, menciptakan genangan pejuh. "Oohh.. Hhohh.. Hhsshh.." Dan semuanya kembali seperti semula. Kontolku mengempis, napasku kembali teratur, dan saya tersadar kembali. Saat kuintip Adi, ternyata supir itu sudah tidak ada dan mobil ayahku sudah bersih mengkilap. Tanpa sepengetahuan siapa pun, Adi sedang merencanakan aksi pemerkosaan terhadapku! Siang itu setelah mengantarkan ayahku, Adi menghampiriku di dapur. Saya baru saja selesai makan siang dan hendak mencuci piring saat Adi tiba-tiba berdiri di belakangku. Dengan sensual, ditempelkannya tubuhnya ke punggungku. Sebuah benjolan mendorong-dorong pantatku. Tentu saja saya jadi kaget tapi senang. Namun di lain pihak, saya takut kalau itu hanyalah jebakan saja. Bagaimana jika dia hanya ingin mengetesku saja? Maka kuputuskan untuk tetap memainkan peran sebagai seorang pria 'straight'. Berpura-pura tersinggung, kudorong tubuhnya dengan punggungku. "Kenapa sih, Bang Adi? Salah minum obat yach?" Saat kubalikkan badanku, saya baru sadar bahwa Adi sudah bertelanjang dada. Pantas saja, saat dia menempelkan badannya ke punggungku, saya dapat merasakan dengan jelas setiap kontur dadanya yang berotot. Badan Adi yang atletis mengingatkanku pada badan Jason Brooks, cowok ganteng yang berperan sebagai Sean Monroe di Baywatch Hawaii. Puting Adi yang kecoklatan nampak menegang dan melenting, menjaga otot pektoralnya yang aduhai. Di bawah dada bidang itu, nampak otot perut six-pack yang kotak-kotak seperti papan cuci. Rambut-rambut halus tumbuh menyebar di dada Adi, lalu turun ke belahan six-pack-nya, dan kemudian menghilang di balik celana panjang hitamnya. Untuk sejenak, saya terhanyut dalam lamunanku, membayangkan isi di balik celana itu. Keringat dingin mulai mengucur saat saya menyadari apa yang sedang Adi lakukan. Dia sedang menggodaku! Dan celakanya, tak ada seorang pun di rumah selain Adi dan saya. 'Astaga, jika Adi benar homoseksual, apakah dia akan memperkosaku,' tanyaku panik pada diriku sendiri. Tak ada seorang pun di dunia ini yang mau diperkosa, bahkan pria gay sekalipun, karena pemerkosaan berkonotasi negatif dan kasar. Namun entah kenapa, tiba-tiba saya terangsang sekali. Saya membayangkan diriku terbaring bugil tak berdaya di lantai sementara Adi mengentotinku dengan kasar. Kontolku mulai tegang dan tercetak di balik celanaku. Saya sama sekali tak menyadarinya, namun Adi sadar dan telah melihatnya! "Tenang saja, gue gak bakal nyakitin loe. Gue cuma mau bersenang-senang saja, kok," kilahnya.
Bersambung . . . . .


Monday, September 24, 2012

Bar - 1

Awek Pantat Panas CantikBar itu terletak di sudut kota, bagian paling gelap dari Jakarta. Bar itu bisa buka mulai dari pagi hingga pagi lagi, tanpa pernah kelihatan tutup. Hampir seluruh pengunjungnya adalah laki-laki pemabuk, preman, pembuat onar. Wanita, sangat jarang, atau bisa dikatakan tidak pernah datang atau mengenali tempat itu. Mulai dari pukul 12 siang, sejumlah preman sudah mulai minum-minum, membuat pengunjung yang peminum biasa cepat-cepat pergi meninggalkan bar itu. Empat dari mereka bermain bola sodok dan yang lima lainnya sedang berbicara dengan Rony. Sekitar pukul tujuh malam seorang sosok wanita masuk. Ia sama sekali tidak cocok dengan tempat itu.

Selly, wanita itu, sudah dijanjikan akan dijemput oleh pacarnya sekitar pukul tujuh, dan pacarnya mengatakan agar ia berpakaian seksi dan sensual. Bagi Selly sendiri, itu bukan masalah. Ia menghabiskan sepanjang sore berbelanja dan berdandan. Ia kemudian mengenakan gaun malam hitam. Bagian dadanya lumayan rendah membuat belahan dadanya terlihat, tapi tidak terlalu banyak. Buah dada Selly tidak besar, tapi padat dan bulat, dan tetap mengacung walaupun ia tidak mengenakan BH sekalipun. Pantatnya juga terlihat bulat di tutupi oleh gaun malam itu. Selly terlihat tinggi karena di kakinya ia memakai sepatu dengan hak setinggi sepuluh senti. Panjang gaun malam itu hanya sampai sepuluh senti di atas lutut Selly, membuat kaki Selly yang panjang terlihat jelas, halus, putih mulus. Karena ketatnya gaun yang ia pakai, Selly harus berjalan perlahan, masuk ke dalam bar itu. Rambut Selly yang berwarna kecoklatan jatuh tergerai di punggungnya. Secara keseluruhan penampilan Selly membuat bar itu semakin terasa panas.

Monday, September 17, 2012

Prostat ngadat, ibarat magazine rusak

Awek Pantat Panas CantikProstat ngadat, ini bagian dari masalah kesehatan kaum adam. Paling banyak diderita oleh pria diatas usia 50 tahun. Penyebabnya hingga sekarang belum diketahui. Meski pembesaran prostat bukan disebabkan kanker, tapi akan merusak saluran uretra dan dapat mengganggu pembuangan air kecil. Kadang menimbulkan rasa sakit.

Prostat merupakan kelenjar seks pada pria yang terletak dibawah kandung kemih. Dalam hewan seperti kambing, organ ini biasa dijuluki 'torpedo'. Fungsinya adlah memproduksi cairan yang akan diejakulasi sebagi sperma.